Sunday, April 14, 2013

Belajar Ikhlas Itu Susah!

Benar! hidup itu soal pilihan.. Susah sekali memutuskan mana yang harus kamu jalani lebih dulu. Terkadang aku takut menjadi manusia yang tamak akan penghargaan dan melupakan kedua orang tuaku, tetapi di sisi lain, saat ada kesempatan datang aku pun tak ingin menyia-nyiakannya.

Saat aku mulai mengabaikan kesempatan, disanalah aku belajar ikhlas. Mengikhlaskan yang berat demi sesuatu yang jauh lebih berharga, yakni kedua orang tua. Aku kangen dan rindu mereka, berbicara ditelfon tidak akan mengurangi kadar kangenku pada keduanya. I need their hugs. I want to sleep together with them.

Tapi, apalah daya jika godaan untuk mengejar kesempatan itu datang lagi? siapa yang mampu menolak? Ya Rabb.. jika memungkinkan, biarkan aku mendapatkan keduanya. Meleburkan rindu yang membeku setinggi gunung es ini bersama kedua orang-tuaku dan mengejar asa yang tetap membara dalam hati..

yang sedang merindukan rumah dan kedua penghuninya yang paling dicinta,

@fatimahghaniem

Friday, March 22, 2013

Jengkel

Dulu aku benci sekali mendefinisikan apa itu cinta bahkan untuk sedikit peduli tentangnya aku merasa jijik, bagaimana dengan sekarang? aku kelewat tidak peduli dan kebas akan romansa. Siapa bilang aku trauma? aku bahkan tidak mengenalnya. Siapa bilang aku tidak pernah terjerumus? Hey, aku manusia normal yang juga memiliki rasa dalam menjalani hidup. Hanya saja, aku tak pernah bisa berceri-tera tentangnya.

Hanya satu hal yang mengganjal pikiranku sekarang, yang membuatku repot-repot membuka blog dini hari ini.. aku sedang amat sangat kesal. kamu tau kenapa? manusia dari belahan bumi manapun yang sok mengenalku, tidak akan tahu betapa ruwetnya otak dan hatiku seringnya bertabrakan. Karena jika ada seorang yang benar-benar mengerti, maka Ia tahu jawabnya betapa jengkelnya aku mengenal wangi sebuah cinta~

@fatimahghaniem - 22 March 2013

Thursday, January 24, 2013

Hari ke-24 : Alam Pun Bertasbih

Langit dini hari menyapa seraya bertasbih
Tatkala sang fana mulai berdzikir dengan lirih
Bintang berkilauan kedipkan cahayanya
Selayak malaikat bertasbih untuk ridhonya
                        Fenomena ilahi damaikan hati yang bimbang
                        Nurani berkata anggunnya sang bulan
                        Meskipun gelap akan diganti terang
                        Detik menjelang terang tak terungkapkan
Suara emas muadzin mampu getarkan kalbu
Alam bersahutan agungkan asma Allah
Semburat fajar yang merekah terlekat di angkasa-Mu
Gerakkan bibir untuk bertasbih, subhanallah..
                       Sebagian manusia tersada untuk bersuci
                       Bersiap sholat menghadap panggilan-Mu
                       Alam pagi ciptakan goresan bernuansa surgawi
     Angin pagi yang sejuk menyapa rerumputan bergoyang
     Seolah ikut sembayang Menghadapmu             
Sungguh besar keagunganmu, ya Robbi..
Ketika alam pun ikut bertasbih



P.S. : Yang merasa puisi diatas aneh, ada? boleh kok dilemparkan komentarnya dibawah postingan ini atau dimanapun sesuka anda asal bisa nyampe ke saya, ya. Saya akui, daridulu paling ga bisa bikin puisi. Puisi ini pun saya temukan di buku tulis Bahasa Indonesia saya saat duduk di kelas 10 sekitar 4,5 tahun silam. Ada sekitar 3 puisi yang ditugaskan saat itu, tapi saya rasa yang ini yang lebih cukup layak publish dari pada yang lain -___- 

Anyway, I should thank to @malessinau for this. Ingat sekali saya, dia adalah masterpiece puisi saat SMA dulu, dari tulisan berikut cara baca. Bahkan dulu Ia pernah menjuarai Musikalisasi Puisi tingkat kabupaten Pasuruan. Well, dialah sahabat yang mau membantu saya menyelesaikan tugas puisi diatas. Thank you, san. Thank you juga buat kamu yang nyempetin baca dan berkunjung di blog saya.

(fatimahghaniem - 24 Januari 2013)

Wednesday, January 23, 2013

Hari ke-23 : Dubidu Durian

Agak gimana gitu deh akhir-akhir ini sama buah maha legendaris bernama durian. Tengok kanan-kiri di sepanjang jalan, isinya durian semua. Tidak hanya di sepanjang jalan, di beberapa blog list saya milik itamitum dan fakhri's scribble juga nulis tentang durian. Setelah ditelisik, baru ngeh kalo sekarang lagi musim durian. Selamat berkuasa deh, wahai sang biduan durian!

Omong-omong, saya baru sadar penyuka durian di muka bumi ini banyak jika dibandingkan dengan yang tidak suka. Asal comot sampel sih, tetapi dari dua pemilik blog diatas (termasuk keluarga dalam cerita mereka) ditambah hampir seluruh keluarga saya, adalah orang-orang penikmat durian nomer satu. Nah, kalo dibandingkan dengan eksistensi kakak sepupu saya, sebagai the only one yang paling anti sama yang namanya durian, maka mungkin perbandingannya 25 : 1. Emang itu bener? ya anggap saja begitu deh biar ga ribet, namanya juga asal comot sampel.

Yang paling saya suka dari durian itu sebenarnya cuma satu, waktunya berkuasa didepan kakak sepupu saya yang notabene benci setengah mampus sama yang namanya durian. Segala macam bentuk makanan berperisa durian pun, dia ga suka. Well, saya jadi melihat kesempatan emas, kalo ada makanan atau minuman enak di rumah tinggal saya bilang "ini ada duriannya lho, enak banget. Mau?" responnya cuma satu dan selalu sama; "Yek!" dan langsung ambil langkah seribu. Padahal sebenarnya ga ada durian di dalamnya, haha. 

Kakak sepupu saya ini terbilang parah sekali phobia duriannya, dulu pernah dia muntah 2 kantong plastik hanya karena mencium bau durian dalam radius 10 meter! Padahal udah sukses tersembunyi di ujung dapur belakang rumah tapi dia udah huek-huek tepat setelah masuk membuka pintu depan rumah. Luar biasa deh!

Keluarga saya dulu juga hobby sekali pergi ke tempat perkebunan durian ketika sudah musimnya durian seperti ini, klau sekarang sih jarang bahkan hampir ga pernah. Hal yang paling disyukuri oleh kakak sepupu saya sekian tahun terakhir. Saya jadi ingat pertama kali saya makan durian dulu, saya sampe harus dipaksa buka mulut dan dicekoi durian oleh tante saya. Kenapa harus gitu? Ini ga tau karena kualat kakak sepupu saya atau emang bawaan, tapi saya agak kurang tahan kalo sama durian.

Bukan, bukan berarti saya benci durian. Saya biasa-biasa aja, bukan pecinta ataupun pembenci durian. A simple trouble setiap kali saya makan durian, ambillah 2-3 biji itu udah bikin saya geliyengan, pusing ga karuan. Jangankan makan, baunya aja super sekali. Pertama bikin pusing, lama-lama bikin eneg. Kemarin pun, ketika saya melihat berjajar-jajar orang jualan durian, saya harus tahan nafas kalo ga mau saya pingsan dijalan. Baunya itu nusuk sekali di hidung sampai ke kepala. Oh, durian kamu nyiksa sekali..

Bicara durian olahan, seperti permen, es berperisa, roti durian dan lain sebagainya sebenarnya saya suka-suka aja. Meskipun awalnya rada, "aduh duren!" tapi ya saya makan juga, cuma kalo sampe bau duriannya ada dan menyengat, saya harus makan dengan kondisi hidung tersumpal! Memiliki indra penciuman yang rada bermasalah seperti saya memang susah, terkadang sulit membaui sesuatu tetapi ga pernah tahan dengan bau menyengat dan menusuk hidung.

http://pelancong-medan.blogspot.com

Well, ternyata warna-warni cerita durian itu banyak sekali ya, dan beragam! Ini cerita durianku, bagaimana ceritamu? *nyomot iklan*

(fatimahghaniem -  23 Januari 2013)

Tuesday, January 22, 2013

Hari ke-22 : Selamat Ulang Tahun

Aku menemukan sebuah diary lusuh yang sudah sekian tahun tak tersentuh. Aku mulai membukanya, mencoba menyelami kenangan yang tertulis disana kala masa itu. Aku mulai tersenyum-senyum sendiri, menertawakan kebodohan demi kebodohan yang pernah ku tulis disana. Namun, tiba-tiba aku tersentak membaca halaman ketiga dari buku diary itu. Disana secara mengejutkan tercetak namamu beserta ukiran pertemuan terakhir kita, 6 tahun silam.

Dalam diary setebal itu, hanya ada 5 baris yang menceritakanmu. Tetapi, dengan itu saja mampu mengantarku pada memori yang selama ini paling kuhindari untuk kujamah. Karena aku tahu, memori ini akan menjalar cepat layaknya bisa ular yang menyebar dalam tubuh melalui darah, menyerang diriku habis-habisan hingga lumpuh karenanya.

Secepat itulah memori-memori pertengkaran kecil kita dulu memutar dalam bioskop otakku. Pertengkaran-pertengkaran tak berujung, saling tuduh yang selalu berakhir dengan kemarahanku, bahkan saling tidak sapa. Sangat kekanak-kanakan sekali kita dulunya, tak pernah mau mengalah siapa yang harus minta maaf terlebih dulu. Kalau bukan karena wali kelas kita yang sudah kepalang lelah mendamaikan kita, tak akan ada kata maaf meluncur dari mulut kita berdua.

Aku jadi tertawa, mengingat pertemuan terakhir kita. Sungguh keajaiban sekali kamu melontarkan kata maaf itu terlebih dulu, atau mungkinkah karena kamu tahu kita tak akan pernah bertemu lagi seperti sekarang ini?

Besok tanggal 22 januari ya? Suara hatiku ini sukses membuatku kembali terlempar ke dalam lubang kenangan masa lalu. Ketika seseorang tengah mencari data tentangmu dan kamu tak mau memberinya. Dengan gigih, ia menemukan data dirimu di tumpukan buku-buku di lemari kelas kita dulu. Namun, sepertinya ia membutuhkan kepastian dan kembali memilih untuk bertanya padamu, “Kamu lahir tanggal 22 Januari kan? seperti yang tertulis di buku ini,” katanya sambil menyodorkan sebuah buku tulis bersampul cokelat.

“Anggap saja begitu, itu tidak penting,” jawabmu sambil lalu, dan kembali bergurau dengan sahabatmu.

“Kamu ini, itu kan untuk keperluan pendataan. Tentu penting! Cepat katakan yang sebenarnya!”

Sungguh aku jengkel sekali melihat tingkahnya yang sok dan tak peduli saat itu, maka serta merta kukatakan, “Ya sudah li, kalau dia ga mau. Ga penting juga data dia buat Pak Imron.”

Aku tahu dia pasti balas mencerca dan aku sudah siap melawan seperti biasanya. Tetapi aku salah, kali ini ia tidak biasanya. Ia hanya diam dan melengos pergi meninggalkan kelas. Amalia, temanku yang tadi menanyakan untuk pendataan malah dengan polosnya berlari mengejarnya demi mendapatkan kebenaran data tersebut.

Hari itu ya, Aku tertawa mengingatnya, tentu saja ia tak akan berani mencari masalah lagi setelah ancaman dari Pak Imron, wali kelas kami untuk membantuku menciptakan kedamaian kelas dan bukannya bertengkar denganku sebagai partner pimpinan kelas. Ya, aku ketua kelas dan dia adalah wakilnya.

Aku menghela napas panjang, takut sesak nafas karena memori-memori itu kembali berkeliaran. Menimbulkan beribu tanya yang tak pernah ada jawabnya, kapan kita akan bertemu lagi?

Kututup kembali diaryku dan meletakkannya ditempat yang seharusnya tersembunyi dan susah kutemukan nantinya. Berharap dengan begitu, kenangan yang tersingkap itu kembali tidur tenang.

30 menit telah berlalu dan aku belum bisa terlelap. Penujuk waktu sudah menunjuk angka 12, aku tersenyum. Baiklah aku menyerah, sehari ini saja ku biarkan kamu meraja lela di istana memoriku. Silahkan menari dan menyanyi sepuasmu, anggap saja ini kado untukmu. Terlepas dari benar tidaknya leluconmu, aku mengirim sebuah doa untukmu yang entah dimana sekarang. Sudah saatnya tidur, aku pun segera memejamkan mataku. Namun sebelum itu, bibirku mengatankannya dengan lirih, “Selamat Ulang Tahun, Theo!”


(fatimahghaniem - 22 Januari 2013)

Hari Ke-21 : Bioskop dan Angka 21

Siapa yang belum pernah ngerasain nonton film di bioskop? Cepet angkat tangan! Mungkin memang masih ada orang-orang yang belum merasakannya, tetapi kebanyakan pasti sudah. Apalagi buat kamu-kamu yang sekarang berada di bangku SMA atau perkuliahan, Bioskop adalah salah satu tempat paling asyik untuk menghabiskan akhir minggu bareng sahabat, keluarga ataupun pacar.

taken from http://www.neighborhoodnotes.com

Well, sebenarnya posting kali ini bukan bermaksud cerita pengalaman nonton bioskop kok, tetapi lebih ke bioskop itu sendiri. Saat ini banyak sekali kan bioskop-bioskop tersebar diseluruh pusat perbelanjaan di Indonesia, namanya pun beragam dari Cinema 21, 21 Cineplex, XXI dan lain sebagainya. Pernah kepikiran ga, kenapa sih bioskop kok pake angka 21? Berangkat dari pertanyaan yang bikin penasaran inilah, saya hadirkan postingan ini. Thank you buat pemilik blog upil keren yang udah kasih pencerahan mengenai why it should be 21?

taken from http://www.jakartaexpat.com


A simple answer, ternyata angka 21 muncul disebabkan oleh ukuran layar yang dipergunakan bioskop-bioskop tersebut yakni dengan rasio panjang:lebar sama dengan 21:9. Memang benar juga sih, jika kita bandingkan layar LCD di rumah sepanjang dan selebar apapun tetep ga bisa disandingkan dengan LCD layar super duper besar seperti halnya di bioskop. Jadi ga salah dong, perusahaan-perusahaan yang mengorganisir bioskop di berbagai negara menggunakan istilah 21 untuk menjadikannya sebagai daya tarik keunikan nonton film di bioskop dibandingkan dengan sekedar nonton film di tv atau di laptop.

taken from http://upilkeren.blogspot.com

Kalo gegara baca ini kamu pengen nonton film, jangan lupa bawa penggaris ya! Kali aja bisa bantu buat ngebuktiin bener apa gak informasi ini. Ya sudah segitu saja dari saya, yang mau tahu lebih jelas lagi langsung klik aja gambar diatas! Selamat menonton!

(fatimahghaniem - 22 Januari 2013)

Monday, January 21, 2013

Hari ke-20 : Unleash Your Imagination

Unleash your imagination adalah trademark sebuah live-journal bernama Fanfiction. Buat kamu yang sudah tahu, pasti ga asing lagi deh sama situs yang sempat terkenal di penghujung tahun 2007 lalu. Situs ini masih aktif kok anyway sampai sekarang, bahkan membernya semakin bejibun angkanya meskipun kebanyakan menjadi pasif akhir-akhir ini.

Fanfiction adalah situs berkumpulnya para imanjiner, kalo menurut saya. Sebab, esensi dari fanfiction sendiri, sesuai dengan trademarknya, menjadi wadah menampung semua imajinasi penulis, baik amatir atau bahkan penulis coba-coba. Memangnya imajinasi seperti apa sih? Nah disini keunikan fanfiction adalah kamu bisa membuat plot ceritamu atau bahkan mengubah alur cerita menggunakan karakter-karakter yang sudah booming di dunia hiburan, dalam hal ini termasuk film, buku, komik, TV-Drama dan masih banyak lagi lainnya. Simpelnya gini aja deh, buat kamu yang suka Harry Potter pernah kepikiran ga kalo pasangan ideal Hermione Granger bukannya Ronald Weasley, melainkan Draco Malfoy? Well, itu adalah pasangan paling diminati di dunia fanfiction setelah Harry Potter-Draco Malfoy. Jangan kaget juga, disini banyak sekali cerita slash alias same-sex bertebaran. Tapi jangan khawatir, fanfiction menyediakan fasilitas range pembaca seperti K untuk Kids, T untuk Teen dan M untuk Mature termasuk pula info pairing dalam setiap cerita yang bisa kalian pilih untuk dibaca nantinya.

taken from elsacifer.wordpress.com

Gambar Inuyasha yang protes ngebaca fanfiction diatas sebenarnya hanya guyonan untuk menggambarkan betapa takjub mereka dengan ke-kreatif-an para fansnya. Hmm.. saya jadi  teringat Tom Felton pemeran Draco Malfoy di sebuah show ketika ditanya pendapatnya mengenai banyaknya ffn (fanfiction) dengan pairing Draco-Harry. Tom bilang pernah membacanya, dan dia cukup terkejut tapi tidak terlalu memikirkan. Saat itu MC-nya emang pinter banget buat mojokin Tom dengan sejuta pertanyaannya tentang pairing tersebut hingga membuatnya terdiam mati kutu tak bisa menjawab, apalagi setelah MC menunjukkan salah satu foto buatan fans fanatik Drary (nama pairing buatan fans untuk Draco-Harry) dengan pose ambigu dan, ehem.. sedikit telanjang. Tom sangat malu sekali saat itu, dan ia hanya mengatakan.. "kakakku pernah usil membuat foto itu sebagai wallpaper laptopku!' Poor you, Tom!

Well, tunggu dulu! Jangan berpikir fanfiction berisi cinta menye-menye saja, tidak itu tidak benar. Disana  kalian juga bisa menemukan inovasi cerita fantasi versi penulis-penulis yang tersebar diseluruh dunia, dari Indonesia, inggris, italia, jerman, spanyol dan lain sebagainya. Tinggal pilih saja bahasa dan genre apa yang kalian ingin baca. Jika kalian penikmat Naruto, sepertinya kalian akan bertemu dengan banyak fans fanatik Naruto Indonesia yang menulis tentang komik ninja satu ini dengan beragam cerita menariknya. 

Seru sekali lho, mendalami fantasi cerita penulis-penulis di fanfiction. Terkadang kita juga menemukan orang-orang yang mungkin punya jalan pikir kelanjutan cerita yang sama. Tidak buruk bukan? Lagipula kita juga bisa mengenang kembali cerita-cerita fiksi favorit kita yang mungkin sudah tamat ceritanya atau belum jelas endingnya seperti apa. Biar bisa sekalian sharing tebak-tebakan bagaimana akhir ceritanya. Nah, tertarik untuk menyelami fanfiction? atau malah mungkin kamu ingin menuliskan ide kamu sendiri? BISA BANGET! Tinggal mendaftar aja jadi anggotanya. Seru kan?

taken from graycw.wordpress.com

Yuk yang tertarik langsung klik aja Fanfiction, dan klik pilihan bacaan kamu ya! For further information tentang Fanfiction bisa klik disini. Selamat menikmati dunia fiksi penuh imajinasi!

(fatimahghaniem - 21 Januari 2013)