Saturday, January 11, 2014

Beach Beach and Beach! - Trip to Banyuwangi [Chapter 1]

Penghujung tahun 2013 kemaren adalah kesempatan emas menghabiskan waktu liburan pekan sunyi terakhir selama masa kuliah S1 dengan cara yang extremely different, ga ada yang namanya mikir take home ataupun written test buat ujian nanti, but simply melancong ke BANYUWANGI! 

Banyuwangi adalah nama kota di provinsi Jawa Timur, dimana merupakan perbatasan provinsi paling timur dan dekat dengan pulau Bali. Well, tentu bakal banyak banget tempat-tempat yang perlu di explore buat sekedar liburan and relax sambil menikmati keindahan-keindahan alam disana. Selain itu, kondisi Banyuwangi yang masih pure Indonesia sekali, dimana kebanyakan masyarakatnya menolak modernisasi yang dibawa oleh western culture massively. Perlu diketahui, bahkan pemerintah sendiri menetapkan sistem pembatasan jumlah supermarket yang ada disana, semacam Alfamart dan Indomaret. 

Banyuwangi juga terkenal sebagai penghasil buah jeruk terawet, dimana jeruk tersebut jika disimpan kurang lebih 2 minggu masih terasa enak. Selain buah jeruk, Banyuwangi juga memiliki banyak lahan kebun buah melon dan semangka, termasuk juga buah naga. Harga buah di Banyuwangi pun terkesan miring, terutama pada saat masa panen misalnya, buah naga merah bisa dibeli dengan harga Rp. 2.000,-/kg. Luar biasa sekali bukan?

Perjalanan menuju Banyuwangi dimulai dari kota Apel, Malang pada tanggal 28 Desember 2013 silam, menggunakan kereta ekonomi tawangalun tujuan Banyuwangi. Selama 7 jam perjalanan dari pukul, 14.45 hingga 22.15, saya dan teman-teman sampai di stasiun Rogojampi dan dijemput oleh travel serta teman kami, Yeni yang notabene tinggal di kota tersebut.

A shiny morning in Gumuk Kantong
Hari pertama di kota Banyuwangi, 29 Desember 2013 saya dan teman-teman pergi ke Pantai Gumuk Kantong, di desa tembok rejo, Muncar sekitar 7 km dari rumah teman kami, Yeni. Kami berangkat dari rumah menuju Gumuk Kantong menggunakan motor dan sepeda sedari pagi, pukul 07.00 WIB dan kembali pulang pada pukul sekitar 09.00 WIB. Pantai Gumuk Kantong, memang bukanlah pantai selatan dengan ombak yang besar, namun keindahan pantai ini terletak pada sinar matahari yang indah membias di lautnya serta pemandangan sekitar yang dipercantik dengan banyaknya pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi disekitarnya. Masyarakat sekitar sering sekali bermain di pantai ini, untuk sekedar berenang atau jogging lari pagi, ada pula yang juga berlatih karate dipinggir pantai tersebut.

Pantai Gumuk Kantong
Memasuki pukul 13.00, kami bergegas untuk pergi menuju another destination, yakni Pantai Pulau Merah yang diyakini mirip sekali dengan Pulau Kuta dahulu kala saat masih bersih dan cantik. The virgin of Kuta Beach, kata teman saya, Alfian yang juga besar di kota yang terkenal dengan jargon I BWI-nya tersebut. Jargon tersebut diperkenalkan oleh pemerintah Banyuwangi, yakni Abdullah Azwar Anas yang baru beberapa bulan sebelumnya menjabat sebagai Bupati Banyuwangi. Hampir di sepanjang jalan yang kami lalui menuju Pantai Pulau Merah, terdapat banyak banner dan spanduk bertuliskan  I BWI demi mengusung dan melestarikan kecintaan warganya terhadap kota Banyuwangi yang indah dengan aura pedesaannya. 

Pantai Pulau Merah, Banyuwangi

Tepat pukul 3 sore, kami sampai di Pantai Pulau Merah. Saat pertama kali melihat pantai tersebut, saya langsung teringat kembali pada masa SMP sekitar 6 tahun yang lalu sewaktu pertama kali menginjakkan kaki di Pantai Kuta. Mirip sekali, cantik dan mempesona. Suasananya pun tidak jauh berbeda, dimana di dekat pinggir pantai, bertebaran payung-payung yang disewakan. Tidak salah memang, jika pantai ini disebut-sebut sebagai the virgin of kuta beach. Disana kami mengahabiskan sore hari sambil bermain air serta mengabadikan berbagai momen indah. Salah satunya yang kami tunggu-tunggu adalah sunset di Pantai Pulau Merah. Coba tengok foto matahari yang akan terbenam dibawah tersebut, cantik bukan? 

Sunset!
masih banyak lembaran-lembaran cerita di Banyuwangi yang akan ditorehkan disini, nantikan ya!
@fatimahghaniem
11 January 2014

2 comments:

  1. What a beautiful place! Ikuut mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hear here! kamu kudu nyoba kesana dhi, lebih bagus drpd Bali :))

      Delete